Sak Kersane Gusti Allah SWT mawon !
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Perihal Impian, Asa, dan Cita-Cita Manusia
Gambar oleh @bills_art
Kita adalah manusia. Makhluk yang penuh nafsu. Nafsu akan impian, asa, atau cita-cita. Nafsu akan kebahagiaan di dunia yang tak abadi bagi kita. Ya, hal itu boleh-boleh saja, ketika prioritas urusan akhirat-dunia mu usai. Ketika kita telah menyegerakan ibadah kepada Allah, lalu bekerja akan dunia kembali. Dengan demikian, utamakan prioritas, kemudian nafsu.
Ketika kita memiliki impian, mungkin segala cara kita lakukan untuk mendapatkannya. Namun, ingatlah kaitkan segala hal itu dengan berdasar cara-cara yang halal dan benar sesuai agama. Percayalah, sesuatu yang berproses dengan benar, akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Bak benih yang unggul, menghasilkan buah berkualitas tinggi .
Kawan, mari kita kejar impian!, dengan basis keyakinan dan tekad yang kuat. Tanamkan niat untuk berjuang dalam hati. Kemudian bertindak dengan bekerja keras dan pantang menyerah.
Kaitkan segala kerja keras kita dengan Allah SWT. Selama bertindak dalam berjuang, perbanyaklah do'a dan dzikir. Dan yang terpenting adalah mintalah ridho dan doa dari kedua orang tua. InsyaaAllah, mustajabah. Allahumma Aamiin...
Bersikap terhadap Jawaban dari Usaha Manusia
Perihal setelah ikhtiar dan doa yang telah kita lakukan, yakni tawakkal. Bertawakkal-lah dengan memiliki keyakinan dalam diri, bahwa Allah akan memberi segala sesuatu kepada hambaNya yang terbaik. Karena Allah menjawab permintaan hambaNya dengan tiga cara. Pertama, Ya, Aku beri sekarang untukmu. Kedua, nanti, Aku ingin melihat usahamu dulu. Ketiga, Tidak, Aku punya pilihan yang lebih baik. Ketika Allah berkata tidak, percayalah bahwa Allah akan memberi apa yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan. Karena mungkin yang kita inginkan, belum tentu baik bagi kita di mata Allah. Maka dari itu, sak kersane Gusti Allah mawon ! :))
Setelah kita mengetahui hasil dari kerja keras kita, apapun itu hasilnya, hargai apa yang telah kita lakukan. Tetaplah bersyukur kepada Allah dalam keadaan apapun. Alhamdulillah 'alaa kulli haal.
Ketika Allah mengabulkan apa yang kita inginkan, bersyukurlah kepada Allah dan tetaplah merendah di bawah kuasaNya. Berdoalah, semoga kita tidak lalai akan nikmat yang Allah berikan. Semoga dengan dicapainya impian kita, membuat kita semakin istiqomah sebagai hamba yang lebih dekat dengan RabbNya. Ingatlah, apa yang kau capai itu juga karena usaha orang-orang di sekitar kita. Doakan yang terbaik kembali bagi orang-orang sekitar, semoga mereka diberikan nikmat yang lebih besar dari yang kita terima kali ini. Dan ingatlah, nikmat yang kita terima itu bukan sekedar kebahagiaan, namun tanggung jawab dan amanah yang besar di dalamnya.
Sebaliknya, ketika Allah belum mengizinkan atas impian kita, tetaplah berdiri teguh, bak dinding yang kokoh. Tetaplah ikhtiar, berdoa, dan meminta petujuk kepada Allah. Mungkin kalanya usaha yang kita lakukan saat itu belum maksimal, mari kita maksimalkan kembali dengan baik. Mungkin kalanya pilihan Allah yang lebih baik dari pada apa yang kita inginkan. Maka dari itu, perkuatlah ikhtiar kita dengan doa, dimana doa itu saling mendoakan yang terbaik untuk semua. So, sak kersane Gusti Allah mawon :)
Tulisan di atas merupakan opini penulis, yang merupakan nasihat dan renungan penulis terhadap diri sendiri.
Wallahu a'lam bishshawab. Wassalam.
Tulisan di atas merupakan opini penulis, yang merupakan nasihat dan renungan penulis terhadap diri sendiri.
Wallahu a'lam bishshawab. Wassalam.

Komentar
Posting Komentar